Betangas Ritual Penyucian Diri Perempuan Menjelang Pernikahan dalam Perspektif Budaya Palembang dan Kisah Ester

Lydia Kanti Rahayu (1)
(1) Indonesia Baptist Theological Seminary, ID

Abstract

The betangas tradition is a ritual of self-purification for women in Palembang, performed in the run-up to their wedding. This ritual serves not only as a form of physical care, but also carries symbolic meaning representing a woman’s physical and spiritual readiness to embark on a new chapter as a wife. This study aims to uncover the symbolic meanings contained within the betangas tradition and to explore the parallels between its values and the process of self-purification undergone by Queen Esther as described in the Bible. The research methods employed include descriptive qualitative analysis, direct observation, in-depth interviews, and a review of various written sources, including books, academic articles, and biblical commentaries. The research findings indicate that every stage of the betangas ritual—from the body scrub, the use of spices, to the steam bath—contains symbols of self-purification, renewal, and spiritual readiness. The aroma of the spiced steam is believed to have a dual meaning: in addition to cleansing the body, it also symbolises prayer and hope for a peaceful and harmonious married life. The connection with the story of Queen Esther is evident in the values of purity, sincerity of heart and inner readiness, which underpin both rituals. Esther’s twelve-month period of self-purification using myrrh oil and aromatic herbs holds a parallel meaning to betangas, namely a process of self-transformation that prepares women to embrace new roles and life’s responsibilities.


 


Abstrak


Tradisi betangas merupakan ritual penyucian diri bagi perempuan Palembang yang dilaksanakan menjelang pernikahan. Ritual ini tidak hanya berfungsi sebagai perawatan tubuh, tetapi juga mengandung makna simbolik yang merepresentasikan kesiapan lahir dan batin seorang perempuan dalam memasuki babak baru sebagai seorang istri. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna simbolik yang terkandung dalam tradisi betangas serta menelusuri persinggungan nilai-nilainya dengan proses penyucian diri yang dijalani Ratu Ester sebagaimana yang dalam Alkitab. Metode penelitian kualitatif deskriptif dan pengamatan langsung, wawancara mendalam, serta telaah terhadap berbagai sumber tertulis termasuk buku, artikel ilmiah, dan penafsiran Alkitab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap tahap dalam betangas yang dimulai dari luluran, penggunaan rempah-rempah, hingga proses mandi uap. Semua proses tersebut mengandung simbol penyucian diri, pembaharuan, dan kesiapan spiritual. Aroma uap rempah diyakini memiliki makna ganda: selain membersihkan tubuh, ia juga melambangkan doa dan harapan bagi cita-cita akan kehidupan rumah tangga yang tenteram dan harmonis. Keterkaitan dengan kisah Ratu Ester tampak pada nilai-nilai kemurnian, kertulusan hati, dan kesiapan batin yang sama-sama mendasari kedua ritual tersebut. Periode penyucian diri Ester selama dua belas bulan dengan minyak mur dan ramuan aromatik memiliki kesepadanan makna dengan betangas, yaitu proses perubahan diri yang mempersiapkan perempuan untuk menerima peran dan amanat hidup yang baru. 

Full text article

Generated from XML file

References

Baldwin, Joyce. The Message of Esther. Leicester: InterVarsity Press, 1984.

Berlin, Adele. JPS Bible Commentary. Philadelphia: The Jewish Publication Society, 2001.

Brueggemann, Walter. Theology of the Old Testament: Testimony, Dispute, Advocacy. Fortress Press, 1997.

Clarke, A. Commentary on the Old Testament: The Book of Esther. Grand Rapids: Baker Academic, 1983.

Edayani, Sri. “Data Wawancara Lapangan.” n.d.

Fathurrahman. Sejarah Kesultanan Palembang Darussalam Dan Warisan Budaya Melayu (Palembang: Balai Bahasa Sumatera Selatan, 2018.

Gennep, A. Van. The Rites of Passage. Chicago: University of Chicago Press. chicago: University of Chicago Press., 1960.

Halimah Syahrani. “Adat Dan Simbolisme Dalam Tradisi Betangas Palembang.” Jurnal Antropologi Indonesia, Vol. 40, No. 1, 2019, 34–36.

Hasanah, Nurfadillah Rahmawati dan Ika. “Makna Ritual Betangas Dalam Kehidupan Perempuan Palembang.” Jurnal Kebudayaan Nusantara, Vol. 5, No. 2, 2021, 56–58.

Henry, Matthew. Commentary on the Whole Bible, Volume III: Job to Song of Solomon. Peabody: Hendrickson Publishers, 1996.

Hess, Richard S. Esther: The College Press NIV Commentary. Joplin: College Press, 1984.

Idris, Nuraini. Perempuan Melayu Dan Tradisi Spa Nusantara. Jakarta: Gramedia, 2017.

Indonesia, Lembaga Alkitab. Alkitab Terjemahan Baru, 2002.

Putri, Monica Mandala, Dahniar Th. Musa, and Diaz Restu Darmawan. “Perawatan Tubuh Tradisional Pra-Nikah Calon Pengantin Pada Melayu Di Desa Semuntai Kecamatan Mukok Kabupaten Sanggau.” Jurnal Antropologi vol 5, no. 2774–4612 (2024): 12.

Rahayu, Siti. Kearifan Lokal Dalam Tradisi Perempuan Sumatera Selatan. Yogyakarta: Deepublish, 2020.

Safariza, Setyowati, Ira Miyarni Sustianingsih, and Agus Susilo. “Degradasi Tradisi Betangas Pada Masyarakat Di Kecamatan Selangit Kabupaten Musi Rawas.” Jurnal Magister Sejarah Peradaban Islam 1 (2023). https://doi.org/https://doi.org/10.31540/sindang.v5i1.1949.

Soimah, Nyimas. “Betangas.” n.d.

Syarifuddin, D. “Makna Tradisi Betangas Dalam Kehidupan Perempuan Palembang.” Jurnal Suluh: Kebudayaan Dan Tradisi, 7(1), 2022, 27.

Turner, Victor. The Ritual Process: Structure and Anti-Structure. New York: Aldine de Gruyter, 1969.

Vaux, Roland. De. Ancient Israel: Its Life and Institutions. Eerdmans Publishing Company Grand Rapids, 1997.

Windi Puspita Sari, and Berlian Susetyo. “Makna Tradisi Betangas Dalam Kehidupan Perempuan Palembang.” Jurnal Suluh: Kebudayaan Dan Tradisi, 2022, 23–35.

Authors

Lydia Kanti Rahayu
lydiakanti@stbi.ac.id (Primary Contact)
Betangas Ritual Penyucian Diri Perempuan Menjelang Pernikahan dalam Perspektif Budaya Palembang dan Kisah Ester. (2026). DIDASKO: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 6(1), 109-119. https://doi.org/10.52879/didasko.v6i1.249

Article Details

How to Cite

Betangas Ritual Penyucian Diri Perempuan Menjelang Pernikahan dalam Perspektif Budaya Palembang dan Kisah Ester. (2026). DIDASKO: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 6(1), 109-119. https://doi.org/10.52879/didasko.v6i1.249