Alex Arifianto, Y. (2023). Dekadensi Moral dalam 2 Timotius 3: 1-7: Reflektif Spritualitas Manusia di Era disrupsi. Jurnal Missio Cristo, 6(1), 63–80. https://doi.org/10.58456/missiocristo.v6i1.46
Darmadi, H. (2013). Metode penelitian pendidikan dan sosial. Bandung: Alfabeta, 123.
Elvrita, N., & Hastuti, R. (2023). Menelisik Dampak Estetika dalam Pemberitaan Firman terhadap Spiritualitas Jemaat di Era Post Truth. Jurnal Salvation, 4(1), 1–16.
Fiqron, M. Z. (2023). Signifikansi Eksistensialisme Religius Soren Kierkegaard Di Era Digital. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 2(4), 662–673.
Gultom, J. M. P., Novalina, M., & Yosua, A. (2022). Konsistensi dan Resiliensi Pelayanan Penggembalaan pada Era Digital. KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta. https://doi.org/10.47167/kharis.v4i2.129
J.Moleong, L. (2006). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosda karya.
Karlau, S. A., & Rukua, I. S. (2023). Kompetensi Guru Pendidikan Agama Kristen Menyikapi Post-Truth Pada Era Disrupsi Teknologi Informasi. Didache: Journal of Christian Education, 4(1), 47–69.
Kurniawan, B. (2018). Politisasi Agama di Tahun Politik: Politik Pasca-Kebenaran di Indonesia dan Ancaman bagi Demokrasi. Jurnal Sosiologi Agama, 12(1), 133–154.
Latumahina, D. E., & Tupamahu, C. T. (2022). Mempersiapkan “arrow generation” di era post truth berdasarkan Mazmur 127: 1-5 di Kota Wisata Batu-Jawa Timur. Jurnal Arrabona, 5(1), 94–109.
Manaransyah, S. (2022). Berteologi di Era Post Truth dan Disrupsi: Tantangan Vs Peluang. Jurnal Teologi Injili, 2(1), 45–59.
Marisi, C. G., Sutanto, D., & Lahagu, A. (2020). Teologi Pastoral dalam Menghadapi Tantangan Kepemimpinan Kristen di Era Post-Modern: Tinjauan Yesaya 40:11. Diegesis: Jurnal Teologi Kharismatika, 3(2), 120–132.
Martin, A., & Madigan, D. (2006). Digital literacies for learning. Facet Publishing.
Mofferz, M. W., & others. (2020). Meretas Makna Post-Truth: Analisis Kontekstual Hoaks, Emosi Sosial dan Populisme Agama. Societas Dei: Jurnal Agama Dan Masyarakat, 7(1), 3–34.
Mudawamah, N. S. (2018). Membekali Diri Untuk Menghadapi Fenomena Post-truth. Indonesian Journal of Academic Librarianship, 2(2), 21–28.
Ratnaya, I. G. (2011). Dampak Negatif Perkembangan Teknologi Informatika Dan Komunikasi Dan Cara Antisifasinya. Jurnal Pendidikan Teknologi Dan Kejuruan, 8(1), 47–69. https://doi.org/10.23887/jptk.v8i1.2890
Sirangki, H., & others. (2023). Kajian Filosofis-Teologis Tentang Kekerasan Dalam Ruang Publik Terdistorsi Lewat Era Post-Truth. Views: Jurnal Teologi Dan Biblika, 1(2), 120–136.
Syuhada, K. D. (2018). Etika Media di Era “Post-Truth.” Jurnal Komunikasi Indonesia, 6(1), 75–79. https://doi.org/10.7454/jki.v6i1.8789
Tumanan, Y. L. (2015). Ibadah Kontemporer: Sebuah Analisis Reflektif Terhadap Lahirnya Budaya Populer Dalam Gereja Masa Kini. Jurnal Jaffray. https://doi.org/10.25278/jj71.v13i1.110
Walean, J. (2021). Agama Dan Teologi Kristen Di Era Post-Truth Dan Disrupsi: Sebuah Kritik Sosiologis. THRONOS: Jurnal Teologi Kristen, 3(2), 59–70.
Wibisono, B. (2020). Perilaku Berbahasa Masyarakat Pada Era Disrupsi. UNEJ E-Proceeding, 31–41.