Studi Kasus Burnout Guru dalam Menjaga Profesionalisme di SD YPPGI Pugima
Abstract
Burnout, or emotional and physical exhaustion, can lead to the loss of motivation, enthusiasm, and commitment among teachers serving as educators in the remote areas of the Papua Highlands, particularly in Jayawijaya Regency. This has become a distinctive phenomenon that affects teachers' professional careers, with varying levels of challenges depending on the conditions of their service. This study aims to examine the significance of burnout in relation to improving teacher professionalism in their place of service.The study employs a qualitative field research approach to subjectively describe the phenomenon, complemented by relevant literature and scholarly references to strengthen the analysis. Through this approach, several key issues are explored to provide practical insights for educators. These include respondents' profiles, geographical and topographical challenges, heavy workloads, teachers' psychological conditions, irregularities in salary and wage payments, the availability of accommodation facilities, the efficiency of school leadership, and strategies for overcoming burnout. The findings suggest that optimizing teacher performance in the Papua Highlands can be significantly enhanced through strengthening teacher discipline and implementing context-specific strategies that consider the unique social phenomena and working conditions experienced by educators in remote areas. Addressing burnout is therefore an essential step toward improving teacher professionalism and ensuring sustainable educational services in the region.
Abstrak
Burnout atau Kelelahan terhadap emosional,fisik yang mengakibatkan hilangnya motivasi dan semangat pengapdian bagi seorang Guru Sebagai Tenaga Pendidik di wilayah pedalam Papua Pegunungan umumnya dan khususnya di kabuten jayawijaya yang tentunnya menjadi fenomena tersendiri dalam karir seorang pengajar dengan tingkat kesulitan yang berbeda. Analisis ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pentingnya burnout terhadap peningkatan Profesionalisme Guru di tempat pengapdian. Maka, Hal ini dapat dideskripsikan melalui pendekata kualitatif lapangan secara subjektif dan dilengkapi juga dengan sumber kepustakaan refrensi yang relevan, itulah yang menjadi jalan dalam proses pembahasan artikel. Melalui pendekatan ini dapat diuraikan beberapa pembahasan yang dapa dipecahkan sebagai rujukan bagi seorang Guru. Diantaranya adalah pendeskrsikan responden, Faktor geografis dan Topografi Guru, beban kerja yang tinggi, Faktor fisikologi guru, Tidak profesionalisme dalam pembayaran gaji atau upa guru, fasilitas akomodasi guru, faktor Efisiensi Pimpinan Sekolah dan upaya mengatasi burnout. Dengan demikian dapat kami simpulkan bahwa optimalisasi kinerja guru di kawasan papua pegunungan dapat ditingkatkan secara siknifikan melalui upaya peningkatan Disiplin tenaga pengajar secara khusus berdasarkan tingkat fenomena social yang dialami oleh Pendidik.
Full text article
References
Assayakurrohim, D., Ikhram, D., Sirodj, R. a, & Afgani, M. W. (2023). Jurnal pendidikan sains dan komputer metode studi kasus dalam penelitian kualitatif jurnal pendidikan sains dan komputer. Jurnal Pendidikan Sains Dan Komputer, 3(1), 3. https://doi.org/https://doi.org/10.47709/jpsk.v3i01.1951
Cecep Darmawan. (2020). Implementasi Kebijakan Profesi Guru Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dalam Perspektif Hukum Pendidikan. Wacana Paramarta: Jurnal Ilmu Hukum, 62. https://doi.org/https://doi.org/10.32816/paramarta.v19i2.86
Fahrudin, F. (2025). Self Care dan Kesehatan Mental Guru. Afeksi: Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 6(2), 262–269. https://doi.org/10.59698/afeksi.v6i2.416
Hana Salwa, Alya Saputri, Jenny Miranda, Tri Susiyani, & Tetra Hidayati. (2025). Pengaruh burnout dan self efficacy terhadap organizational citizenship behavior dan kinerja karyawan. Transformasi Manageria, 03(04), 1982–1985.
Kaku Walilo, & Lewi Payage. (2026). Faktor-faktor yang berpotensi burnout dalam menjaga profesionalisme guru SD YPPGI Pugima.
Kamus Besar Bahasa Indonesia,. (2009). In T. P. Phonix (Ed.), Kamus Besar Bahasa Indonesia,. PT. media pustaka phonix.
Kemendikbud RI. (2020). Permendikbud No. 11 Tahun 2020. Petunjuk Operasional Dan Kebudayaan Republik Indonesia, (174), 6.
Lailani, F., Purwo Saputro, E., & Nurdiana, F. (2005). Burnout Dan Pentingnya Manajemen Beban Kerja. Benefit, 9(1).
Lembaga Alkitab Indonesia. (n.d.). Alkitab Terjemahan Baru(TB) (2013th ed.).
Mutiara, I., Azzahra, A., Arifyana, D., Sakinah, N. U., Susanto, N. H., Islam, U., Abdurrahman, N. K. H., Pekalongan, W., & Pekalongan, K. (2026). PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENGATASI TEACHER BURNOUT GURU SD / MI MELALUI INTEGRASI PENDEKATAN PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENGATASI TEACHER BURNOUT GURU SD / MI MELALUI INTEGRASI PENDEKATAN. 4(6), 15–16.
Nofitasari, N., Sofiyah, S., Noviana, I., Silmia, A., Wibowo, R. D. A., Putri, D. E., & Ghufron, M. N. (2025). Kesehatan Mental Guru dalam Dinamika Lingkungan Kerja dan Manajemen Stres. Dawuh Guru: Jurnal Pendidikan MI/SD, 5(2), 227–238. https://doi.org/htt;//doi.org/10.35878/guru.v5i2.1685
Paramita, L., & Afandi, N. K. (2024). Strategi Guru PAI dalam Mengatasi Burnout di SDN 011 Sangatta Utara. Jurnal AL-Muta Aliyah:Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 04(2), 5–6. https://doi.org/10.51700/mutaaliyah.v4i2.768
Samosir, V. D., & Toh, A. (2025). Profesi Guru Pendidikan Agama Kristen Disela Peluang Dan Ancaman Artificial Intelligence Teknology. EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership, 6(1), 31. https://doi.org/10.47530/edulead.v6i1.258
SETIAWAN, H. (2025). PENGARUH GAJI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PROFESIONALISME (Pada Pegawai BPKP Provinsi Bengkulu). 2, 296. http://repository.uinfasbengulu.ac.id/id/eprint/4500
Sri Yuni, M., Hanis Masfufah Al, W., Nurmaliza, D., & Korespondensi, P. (2026). KESEHATAN MENTAL SELF-CARE SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN PROFESIONALISME KONSELOR UNTUK MENCEGAH BURNOUT Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Jurnal Sains Student Research (JSSR), 4(3), 986–989. https://doi.org/https://doi.org/10.61722/jssr.v4i3.10778
Sukmameti, & Hidayat. (2026). Menembus Batas Geografis: Tantangan dan Harapan Pemerataan Infrastruktur Pendidikan di Pedalaman Papua. Journal of Community Development and Empowerment, 2(3), 80. https://doi.org/10.70716/jocdem.v2i3.574
UU Guru dan Dosen No.14 Tahun 2005. (2005). UU 14-2005 Guru dan Dosen. In Produk Hukum (p. 17). https://jdih.usu.ac.id
Yusran, H., Makki, M., Jaelani, A. K., & ... (2026). … Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah, Profesionalisme Guru Dan Partisipasi Komite Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu …. … Pendidikan, 11(2), 3067. https://doi.org/https://doi.org/10.34125/jmp.v11i2.2240
Authors
Copyright (c) 2026 SettingsKinurince Yikwa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.